Visualisasi Data
Galeri Infografis
Informasi dan data statistik Kabupaten Tanah Bumbu yang disajikan dalam bentuk visual menarik dan mudah dipahami.
Jumlah Desa yang memiliki Layanan Internet Terbanyak Menurut Kecamatan Tahun 2025
Jumlah desa yang memiliki layanan internet sebesar 132 dari 157 desa atau sekitar 84,08% secara keseluruhan
Pelayanan Perijinan Melalui Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025
Pelayanan perijinan di DPMPTSP pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 12,4% dibandingkan tahun 2022
Industri, Koperasi dan Pasar di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025
Jumlah unit usaha mengalami fluktuasi, semangat pelaku IKM Tanah Bumbu masih di dominasi oleh industri makanan lebih dari 50%
Fasilitas Pendidikan, Tantangan Putus Sekolah dan Partisipasi Sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025
Didukung oleh ratusan sekolah di berbagai jenjang, partisipasi pendidikan di Tanah Bumbu tergolong tinggi dengan APS usia 7-12 tahun mencapai 94,15%. Meskipun demikian, masih terdapat anak yang belum melanjutkan sekolah.
Jumlah Kejadian Bencana Alam per Jenis di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024
Pada tahun 2024, Kabupaten Tanah Bumbu mengalami 42 kejadian bencana alam yang terdiri dari 13 kebakaran, 12 banjir, 8 longsor, 4 kebakaran hutan dan lahan, 4 musibah tenggelam, dan 1 angin puting beliung. Bencana tersebut berdampak pada lebih dari 21 ribu jiwa, menyebabkan 91 rumah rusak (57 rusak berat dan 26 terendam), dengan taksiran kerugian mencapai Rp8,025 miliar.
Profil Kemiskinan Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024
Pada tahun 2024, jumlah keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tanah Bumbu tercatat sebanyak 4.755 keluarga. Persentase penduduk miskin (P0) sebesar 3,41 persen, menurun 0,71 poin dibandingkan tahun 2023. Sementara itu, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) tercatat 0,544 dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) sebesar 0,140, yang keduanya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Data DTKS menunjukkan tren penurunan dari 73.194 jiwa (2022) menjadi 64.330 jiwa (2023) dan 63.406 jiwa (2024).
Jumlah Sekolah dan Guru Menurut Jenjang Pendidikan di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024
Pada tahun 2024, di Kabupaten Tanah Bumbu tercatat 325 sekolah TK (34 negeri dan 291 swasta) dengan 1.118 guru, 195 sekolah SD (175 negeri dan 20 swasta) dengan 2.300 guru, serta 67 sekolah SMP (52 negeri dan 15 swasta) dengan 914 guru. Pada periode yang sama, jumlah anak putus sekolah usia 7โ13 tahun tercatat 160 anak (70 laki-laki dan 90 perempuan), sedangkan usia 14โ17 tahun sebanyak 105 anak (61 laki-laki dan 44 perempuan). Data ini bersumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu.
Jumlah Sarana Perpustakaan Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024
Pada tahun 2024, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki 276 sarana perpustakaan yang terdiri dari 128 perpustakaan desa, 75 perpustakaan SD/MI, 52 perpustakaan SMP/MTs, 18 perpustakaan SLTA/MA, dan 3 perpustakaan daerah. Jumlah pengunjung perpustakaan daerah mencapai 60.287 orang, meningkat 16,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Koleksi buku tercatat sebanyak 245.164 judul, sementara jumlah peminjam buku meningkat sebesar 31,90 persen.
Jumlah Tempat Wisata Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024
Kabupaten Tanah Bumbu memiliki 138 tempat wisata yang terdiri dari 76 wisata alam, 36 wisata religi dan budaya, serta 26 wisata buatan. Untuk mendukung sektor pariwisata, tersedia 75 akomodasi hotel yang tersebar di beberapa kecamatan, yaitu 27 hotel di Angsana, 22 hotel di Simpang Empat, 16 hotel di Satui, 6 hotel di Batulicin, dan 4 hotel di Kusan Hilir. Rentang tarif hotel berkisar antara Rp50.000 hingga Rp4.800.000 per malam.
Rawan Bencana Kebakaran dan Kamtibmas Tanah Bumbu Tahun 2024
Pada tahun 2024, Kabupaten Tanah Bumbu mencatat 48 kejadian kebakaran, dengan Kecamatan Simpang Empat sebagai wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi sebanyak 20 kejadian. Luas kawasan rawan bencana kebakaran mencapai 11 hektare. Selain itu, sepanjang tahun 2024 Satpol PP dan Damkar menangani 115 gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas), yang meliputi 44 kasus penertiban pedagang kaki lima, 29 kasus penertiban spanduk, serta 16 kasus penertiban penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Data bersumber dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Bumbu.
